 |
| Kanker Payudara |
Pada dasarnya belum dapat dipastikan bahwa seorang wanita dapat mengembangkan penyebab kanker payudara dalam dirinya atau tidak. Namun ada beberapa penyebab yang mempengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker payudara. Setidaknya ada 8 macam faktor genetik yang menjadi penyebab kanker payudara yang wajib kita waspadai dan beberapa diantaranya memang tidak dapat dicegah.
1. Jenis Kelamin
Faktor genetik atau jenis kelamin sudah tentu tidak asing lagi. Benar, Wanita 100 kali lebih berisiko terkena kanker payudara ini dibandingkan dengan pria.
2. Umur
Kanker Payudara juga dapat timbul seiring dengan meningkat dengan usia. Pada 8 dari 10 kasus dari kanker payudara yang terjadi pada wanita di atas umur 50 tahun dan yang paling banyak terserang kanker paydara adalah para wanita yang telah mengalami menopause. Di negara Inggris, setiap wanita yang berusia 50 sampai 70 tahun, melakukan skrining setiap 3 tahun sekali yang dilakukan oleh NHS Breast Screening Programme.
3. Riwayat Kanker Payudara Dalam Keluarga
Apabila didalam keluarga kita terdapat kerabat dekat yang menderita kanker payudara atau kanker ovarium, kemungkinan besar resiko kita untuk terkena kanker payudara ini menjadi lebih tinggi.
Tapi adapula kasus kanker payudara tidak mengalami herediter atau diturunkan dari keluarga, namun gen tertentu juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara.
Sebaiknya kita harus lakukanlah skrining genetik terhadap kanker payudara ini dan apabila ditemui dalam keluarga / kerabat dekat kita seperti ibu kandung, saudara perempuan atau anak kita, yang telah terdiagnosis kanker payudara di bawah umur 50 tahun. Segeralah konsultasikan hal ini kepada tenaga medis yang berwenang.
4. Ras / Suku
Masalah ras / suku juga sangat perlu untuk menjadi pertimbangan, dari data yang telah dihimpun oleh National Breast Cancer wanita “Bule” , mengatakan bahwa lebih banyak terkena jenis kanker payudara.
5. Riwayat kesehatan pribadi atau Diri Kita
Jika kita telah pernah terdiagnosis kanker payudara pada salah satu bagian dari payudara kita, maka kemungkinan besar faktor risiko kanker payudara akan meningkat pada payudara yang lainnya. Resiko sangat tinggi juga, apabila sebelumnya kita telah terdeteksi sel-sel abnormal di sekitar payudara kita.
6. Menstruasi dan Reproduksi
Apabila kita mengalami menstruasi pada usia dini yaitu pada usia yang kurang dari 12 tahun dan manepause kita juga terlambat ( lebih dari umur 55 thn), maka kemungkinan kita terkena risiko kanker payudara lebih tinggi. Faktor lainnya yaitu tidak memiliki anak dan melahirkan pada umur yang cukup tua, ini juga akan menjadi risiko terkena kanker payudara lebih tinggi.
7. Perubahan Pada Gen
Perubahan pada gen BRCA1 dan BRCA2 adalah merupakan sesuatu yang memicu akan terjadinya kanker payudara. Perubahan pada gen ini dapat kita ketahui dengan mengambil salah satu tes genetik kita. Tes genetik ini sangatlah dianjurkan apabila dalam keluarga kita terdapat penderita kanker payudara.
8. Kepadatan Pada Payudara
Setiap wanita memiliki payudara yang di dalamnya terdapat jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus). Sel-sel payudara yang tinggi itu terdapat pada jaringan payudara yang padat dan kemungkinan akan terjadinya kanker payudara lebih tinggi, karena banyak sel-sel yang dapat menjadi kanker. Scan jaringan payudara juga sangat sulit untuk mendeteksi keberadaan jaringan-jaringan yang abnormal.
Dibawah ini adalah beberapa penyebab kanker payudara dari faktor genetik yang tidak dapat di rubah :
a. Usia
b. Ras
c. Riwayat keluarga
d. Riwayat kesehatan pribadi
e. Menstruasi dini
f. Manepause telat
Selain penyebab dari faktor genetik, ternyata yang tidak kalah penting adalah penyebab dari faktor lingkungan dan gaya hidup.
Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan tidak dapat anda sepelekan, bahkan telah banyak kasus ditemukan penyebabnya adalah paparan lingkungan yang tidak bersahabat dengan jenis kanker ini.
9. Radiasi
Sinar radiasi adalah salah satu tindakan medis dalam dunia kodokteran, seperti sinar-X dan computerized tomography (CT) scan, dan ini juga dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara. Pada orang yang pernah mengalami Hodgkin semasa kecil dan pernah melakukan radioterapi ke daerah dada, seharusnya telah melakukan konsultasi dengan spesialis untuk memeriksakan tentang keberadaan kanker payudara. Apabila pada saat ini dibutuhkan pengobatan yang membutuhkan radioterapi, lakukanlah terlebih dahulu diskusi terhadap tenaga medis mengenai kemungkinan terjadinya risiko kanker payudara sebelum pengobatan berlangsung.
Penyebab Kanker Payudara Faktor Gaya Hidup
Nah, ini adalah faktor penyebab yang harusnya dapat kita minimalisir dalam kaitannya menjadi pemicu kanker payudara. Pola hidup yang sehat itu adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya kanker payudara.
10. Kelebihan Berat Badan / Obesitas
Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Diduga hal ini juga terkait dengan jumlah estrogen didalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.
11. Implan Payudara
Implan sering ditanam dalam tubuh, tak terkecuali pada bagian payudara. Setiap wanita yang menggunakan implan pada payudaranya memiliki resiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi dari pada yang tidak memakainya. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Kanada dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal) May 2013 ((medicalnewstoday.com , What Is Breast Cancer? What Causes Breast Cancer?, diakses 04 November 2014)).
12 . Pekerjaan Tertentu
Ada penelitian yang menunjukkan keterkaitan antara pekerjaan wanita terhadap terjadinya kanker payudara. Penelitian di Prancis menunjukkan hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan nelum pernah mengalami kehamilan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Penelitian dari Kanada juga mengatakan bahwa pekerjaan tertentu, memungkinkan tubuh manusia kontak ke dalam karsinogen, seperti pekerjaan di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik, dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik).
13. Konsumsi Alkohol
Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, seperti kanker payudara. Pada sebuah penelitian kanker mengatakan bahwa setiap dari 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol pada setiap seharinya, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.
14. Terapi Penggantian Hormon (HRT)
Terapi penggantian hormon (HRT) sering dihubungkan dengan risiko kanker payudara yang menjadi lebih tinggi. Sepertinya akan ada tambahan 19 kasus kanker payudara untuk setiap 1.000 wanita yang menggunakan kombinasi HRT dalam jangka 10 tahun. Resiko kanker payudara akan terus meningkat jika kita semakin lama melakukan HRT. Pemakaian HRT harus dihentikan apabila sudah lebih dari 5 tahun untuk pengembalian hormon secara normal, penghentian pemakaian HRT merupakan cara mencegah kanker payudara yang paling efektif.
15. Terdapat Benjolan Jinak
Sering orang mengira, jika terasa benjolan payudara adalah ciri-ciri kanker payudara. Meski itu belum tentu benjolan kanker payudara, meskipun beberapa jenis benjolan dapat menjadi penyebab kanker payudara. Benjolan jinak pada jaringan payudara misalnya sel yang tumbuh abnormal di saluran atau sel-sel abnormal di dalam lobus payudara dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara.